A. Sobana Hardjasaputra

Purwakarta, Jawa Barat · 1944 – 2024
A. Sobana Hardjasaputra
Lahir 1944
Purwakarta, Jawa Barat
Wafat 2024
Afiliasi Universitas Padjadjaran, Universitas Galuh
Pendidikan
  • Universitas Padjadjaran (Doktor, 2002)
  • Monash University (Library and Information Science)
  • Pascasarjana Universitas Gadjah Mada
Bidang Sejarah Lokal, Sejarah Sosial Budaya, Metodologi Sejarah

Pokok Pikiran & Kontribusi

Sejarah sebagai ilmu humaniora empiris; penguatan narasi sejarah nasional melalui penggalian sejarah lokal (khususnya wilayah Jawa Barat); pentingnya ketajaman metodologi penelitian dan teknik penulisan sejarah yang sistematis.

Prof. Dr. A. Sobana Hardjasaputra adalah seorang sejarawan senior dan intelektual Sunda yang dikenal luas karena dedikasinya dalam menggali dan mendokumentasikan sejarah daerah di Jawa Barat. Sebagai guru besar di Universitas Padjadjaran (Unpad), ia memiliki peran sentral dalam mengembangkan studi sejarah lokal yang tidak hanya bersifat naratif, tetapi juga berbasis metodologi yang sangat ketat. Ia memandang sejarah sebagai bagian integral dari ilmu humaniora yang bersifat empiris, di mana setiap kisah masa lalu harus dapat dibuktikan melalui sumber-sumber yang valid.

Pemikiran utama Sobana menekankan bahwa narasi sejarah nasional Indonesia yang besar hanya bisa dipahami secara utuh jika kita memiliki fondasi sejarah lokal yang kuat. Melalui berbagai penelitiannya mengenai sejarah kota-kota seperti Bandung, Cirebon, Purwakarta, hingga Tangerang, ia menunjukkan bagaimana dinamika perubahan sosial di tingkat daerah memberikan kontribusi signifikan terhadap pembentukan identitas bangsa. Disertasinya yang berjudul “Perubahan Sosial di Bandung 1810-1906” menjadi salah satu rujukan utama dalam memahami transformasi masyarakat perkotaan di Jawa Barat pada masa kolonial.

Selain sebagai peneliti sejarah, Prof. Sobana dikenal sebagai pakar metodologi sejarah yang sangat disiplin. Ia percaya bahwa kekuatan seorang sejarawan terletak pada kemampuannya mengolah data mentah menjadi narasi yang sistematis tanpa kehilangan objektivitas. Dedikasinya ini ia tuangkan ke dalam buku “Metode Penelitian Sejarah” dan “Teknik Penelitian dan Penulisan Sejarah”, yang hingga kini menjadi pegangan wajib bagi mahasiswa sejarah di berbagai perguruan tinggi. Baginya, sejarah bukan sekadar urutan angka tahun, melainkan sarana pembelajaran bagi pembangunan bangsa di masa depan.

Sepanjang hayatnya, Prof. Sobana tetap setia pada jalurnya sebagai penjaga memori kolektif masyarakat Sunda dan Indonesia. Ia aktif mengelola Pusat Penelitian Kesejarahan & Kebudayaan, serta terus membimbing generasi muda sejarawan baik di Unpad maupun di Universitas Galuh. Kepergiannya pada tahun 2024 meninggalkan warisan intelektual yang sangat kaya, mengingatkan kita semua akan pentingnya menghargai akar sejarah lokal sebagai dasar untuk mencintai tanah air secara lebih mendalam dan cerdas.

Karya Utama

  • Perubahan Sosial di Bandung 1810 – 1906 (2002) Buku (Disertasi)
  • Sejarah Cirebon Abad XV – Pertengahan Abad XX (2011) Buku
  • Metode Penelitian Sejarah (2007) Buku

Sumber Referensi

Kontributor

Anonim

Diperbarui: 8 Maret 2026