Agus Sartono
| Lahir | 1961 Purworejo, Jawa Tengah |
| Afiliasi | Universitas Gadjah Mada (UGM), Kemenko PMK |
| Pendidikan |
|
| Bidang | pendidikan, ekonomi |
Pokok Pikiran & Kontribusi
Pendidikan sebagai proses pembentukan karakter dan adab (integritas) di atas pencapaian akademik semata, serta penguatan pendidikan vokasi untuk daya saing ekonomi nasional.
Agus Sartono adalah seorang akademisi dan birokrat yang memiliki kontribusi signifikan dalam perumusan kebijakan pendidikan dan kebudayaan di Indonesia. Sebagai Guru Besar di Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada, ia membawa ketajaman analisis manajemen keuangan ke dalam ranah publik. Perannya sebagai Deputi di Kemenko PMK selama lebih dari satu dekade menjadikannya salah satu arsitek di balik berbagai kebijakan strategis nasional, mulai dari koordinasi kualitas pendidikan hingga penguatan moderasi beragama.
Inti dari pemikiran Agus Sartono terletak pada keyakinannya bahwa integritas adalah fondasi tertinggi dari pendidikan. Ia sering kali menyuarakan kegelisahannya terhadap tren pendidikan yang terlalu mengejar angka dan kecerdasan intelektual namun mengabaikan karakter dan adab. Baginya, pendidikan nasional harus mampu menghasilkan manusia yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki integritas moral yang tidak bisa ditawar. Visi ini ia tuangkan dalam berbagai forum kebijakan, menekankan bahwa kegagalan karakter adalah ancaman terbesar bagi masa depan bangsa, jauh lebih berbahaya daripada ketertinggalan teknologi.
Selain fokus pada karakter, Sartono juga merupakan penggerak utama penguatan pendidikan vokasi di Indonesia. Ia memandang bahwa untuk memanfaatkan bonus demografi, Indonesia memerlukan tenaga kerja yang siap pakai dengan keahlian spesifik yang selaras dengan kebutuhan industri. Ia mendorong transformasi kurikulum yang lebih aplikatif dan integratif antara dunia pendidikan dengan dunia usaha. Melalui pendekatan “Tri Pusat Pendidikan” (keluarga, sekolah, dan masyarakat), ia berupaya membangun ekosistem pendidikan yang utuh dan berkelanjutan, menjadikannya salah satu pemikir pendidikan kontemporer yang paling relevan bagi tantangan Indonesia di era digital.
Karya Utama
- Manajemen Keuangan: Teori dan Aplikasi (2001) Buku
- Pendidikan Karakter dan Bonus Demografi (2018) Esai
- Transformasi Pendidikan Vokasi di Indonesia (2015) Artikel
Sumber Referensi
Kontributor
Anonim