Agustinus Purna Irawan
| Lahir | 1971 Mataram, Nusa Tenggara Barat |
| Afiliasi | Universitas Tarumanagara (Untar) |
| Pendidikan |
|
| Bidang | teknologi, pendidikan |
Pokok Pikiran & Kontribusi
Sinergi antara keahlian teknis (engineering) dengan manajemen profesional serta penegakan integritas akademik untuk melawan 'Dosa Pendidikan' (Korupsi, Intoleransi, Kekerasan Seksual, Perundungan).
Agustinus Purna Irawan adalah seorang ilmuwan teknik mesin dan pemimpin akademik yang memiliki dedikasi kuat dalam memajukan standar pendidikan tinggi di Indonesia. Sebagai Rektor Universitas Tarumanagara (Untar) selama dua periode, ia dikenal melalui visinya yang mengintegrasikan nilai-masing integritas, profesionalisme, dan kewirausahaan ke dalam budaya kampus. Kepemimpinannya menandai era transformasi Untar menjadi institusi yang berorientasi pada internasionalisasi tanpa meninggalkan komitmen sosial bagi kemajuan bangsa.
Di bidang keilmuan, Agustinus merupakan pakar dalam mekanika teknik dan desain elemen mesin. Kontribusi risetnya mencakup pengembangan material baru, khususnya komposit serat alam yang diaplikasikan untuk kebutuhan teknis maupun medis, seperti prostesis. Melalui buku-buku teks yang ia tulis, ia telah membantu ribuan mahasiswa teknik di Indonesia memahami prinsip-prinsip statika struktur secara sistematis. Baginya, seorang insinyur tidak hanya dituntut memiliki ketajaman logika matematis, tetapi juga kemampuan manajerial untuk memastikan bahwa setiap inovasi teknologi dapat diimplementasikan secara efisien dan bermanfaat bagi industri.
Salah satu aspek yang paling menonjol dari pemikiran Agustinus adalah sikap tegasnya terhadap etika akademik. Ia merupakan salah satu tokoh pimpinan perguruan tinggi yang paling vokal dalam melawan apa yang ia sebut sebagai “Dosa Pendidikan”, yang meliputi korupsi, intoleransi, kekerasan seksual, dan perundungan. Ia secara aktif bekerja sama dengan lembaga penegak hukum seperti KPK untuk mengintegrasikan pendidikan antikorupsi ke dalam kurikulum universitas. Visi moral ini menjadikannya sebagai teladan bagi para pendidik kontemporer bahwa keunggulan intelektual sebuah institusi harus berakar pada integritas etis para sivitas akademikanya.
Karya Utama
- Mekanika Teknik: Statika Struktur (2007) Buku Teks
- Diktat Elemen Mesin (2009) Buku Teks
- Untar untuk Indonesia: Kepemimpinan Berbasis Integritas (2020) Artikel
Sumber Referensi
Kontributor
Anonim