Ahmad Sutarmadi

Purwokerto, Jawa Tengah · 1940
Ahmad Sutarmadi
Lahir 1940
Purwokerto, Jawa Tengah
Afiliasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Dewan Masjid Indonesia
Pendidikan
  • S1, IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Doktor, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Bidang agama, hukum

Pokok Pikiran & Kontribusi

Revitalisasi fungsi masjid melalui manajemen kontemporer agar tidak hanya menjadi pusat ibadah ritual, tetapi juga pusat pemberdayaan ekonomi dan sosial umat.

Ahmad Sutarmadi adalah seorang akademisi dan tokoh organisasi Islam yang memiliki kontribusi besar dalam pengembangan studi hukum Islam dan tata kelola institusi keagamaan di Indonesia. Sebagai Guru Besar di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, ia dikenal memiliki keahlian mendalam di bidang ilmu hadis dan fikih. Perannya sebagai Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) periode 2000–2005 menjadikannya sosok kunci yang menginisiasi modernisasi manajemen masjid di tanah air, membawa semangat profesionalisme ke dalam jantung kegiatan umat.

Pemikiran Ahmad Sutarmadi berpusat pada gagasan bahwa masjid harus kembali ke fungsi asalnya di zaman Nabi Muhammad SAW, yaitu sebagai pusat peradaban yang komprehensif. Melalui karyanya, “Manajemen Masjid Kontemporer”, ia menekankan pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan diversifikasi fungsi masjid. Baginya, masjid yang ideal adalah masjid yang mampu memberdayakan ekonomi jamaahnya, menyediakan layanan sosial, serta menjadi ruang dialog intelektual, bukan sekadar gedung yang hanya dibuka saat waktu salat tiba. Visi manajerial ini bertujuan untuk menjadikan masjid sebagai instrumen pengentasan kemiskinan dan penguatan moral bangsa.

Selain aspek manajemen, Sutarmadi juga memberikan sumbangsih teologis yang signifikan melalui kajian tokoh-tokoh klasik Islam, khususnya Imam At-Tirmidzi. Ia berupaya membumikan pemahaman hadis agar tetap relevan dengan tantangan zaman modern tanpa kehilangan akar otentisitasnya. Sebagai anggota Komisi Fatwa MUI, ia sering memberikan perspektif hukum Islam yang moderat dan solutif terhadap berbagai isu kemasyarakatan. Dedikasinya dalam menyatukan nalar akademik dengan pengabdian praktis di organisasi keagamaan menjadikannya salah satu pemikir penting dalam diskursus Islam moderat di Indonesia.

Karya Utama

  • Manajemen Masjid Kontemporer (2010) Buku
  • Al-Imam At-Tirmidzi: Peranannya dalam Pengembangan Hadis dan Fikih (1998) Buku
  • Ulumul Hadis sebagai Sarana Memahami Hadis (2009) Buku

Sumber Referensi

Kontributor

Anonim

Diperbarui: 8 Maret 2026