Amal Fathullah Zarkasyi

Ponorogo, Jawa Timur · 1949 – 2026
Amal Fathullah Zarkasyi
Lahir 1949
Ponorogo, Jawa Timur
Wafat 2026
Afiliasi Pondok Modern Darussalam Gontor, Universitas Darussalam (UNIDA)
Pendidikan
  • M.A. Islamic Studies, Universitas Kairo, Mesir
  • Doktor, Universiti Malaya, Malaysia, 2006
Bidang agama, filsafat

Pokok Pikiran & Kontribusi

Integrasi ilmu agama dan ilmu umum dalam sistem pendidikan pesantren (Islamisasi Ilmu Pengetahuan) serta penguatan akidah melalui pendekatan teologi klasik dan modern.

K.H. Amal Fathullah Zarkasyi adalah seorang ulama, pemikir teologi Islam, dan pendidik yang memiliki peran monumental dalam perkembangan pendidikan pesantren modern di Indonesia. Sebagai putra dari K.H. Imam Zarkasyi (pendiri Gontor), ia tidak hanya mewarisi estafet kepemimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, tetapi juga berhasil mengaktualisasikan visi “Islamisasi Ilmu Pengetahuan” melalui pembentukan Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor. Di bawah arahannya, pesantren ditransformasi menjadi institusi yang mampu menghasilkan intelektual yang menguasai sains modern sekaligus memiliki fondasi akidah Islam yang kokoh.

Pemikiran Kiai Amal berfokus pada bidang Ilmu Kalam (Teologi) dan Filsafat Islam. Ia menekankan bahwa tauhid harus menjadi pusat dari segala cabang ilmu pengetahuan. Melalui karya-karyanya, ia berupaya membedah kompleksitas pemikiran para filosof, teolog (mutakallimin), dan sufi secara komparatif untuk menunjukkan keunggulan manhaj Islam dalam menghadapi tantangan ideologi modern. Ia sangat konsisten dalam memperjuangkan sistem pendidikan yang tidak sekular, di mana nilai-nilai agama meresap ke dalam kurikulum ilmu-ilmu umum, menjadikannya salah satu motor utama gerakan intelektual Islam di nusantara.

Di kancah nasional, Amal Fathullah Zarkasyi dikenal sebagai pejuang integritas pendidikan Islam. Ia terlibat aktif dalam penyusunan Undang-Undang Pesantren yang memberikan pengakuan formal negara terhadap keunikan sistem pendidikan pesantren. Reputasinya sebagai ulama yang bersih dan berwibawa menjadikannya rujukan moral bagi jutaan santri dan pendidik. Warisannya dalam dunia pendidikan bukan hanya berupa gedung-gedung universitas yang megah, melainkan pada ribuan alumni yang memegang teguh prinsip “Panca Jiwa Gontor” (Keikhlasan, Kesederhanaan, Berdikari, Ukhuwah Islamiyah, dan Kebebasan) di berbagai lini kehidupan.

Karya Utama

  • Ilmu Kalam (1998) Buku
  • Theology Hindu Dharma dan Islam (1996) Buku
  • Aqidah al-Tawhid 'inda al-Falasifah wa al-Mutakallimin wa al-Sufiyah (2009) Buku

Sumber Referensi

Kontributor

Anonim

Diperbarui: 8 Maret 2026