Ariel Heryanto
| Lahir | 1954 Malang, Jawa Timur |
| Afiliasi | Monash University, Universitas Kristen Satya Wacana |
| Pendidikan |
|
| Bidang | sosiologi, budaya |
Pokok Pikiran & Kontribusi
Analisis politik melalui lensa budaya populer dan kehidupan sehari-hari (everyday politics), serta dekonstruksi politik identitas dalam masyarakat Indonesia kontemporer.
Ariel Heryanto adalah seorang sosiolog dan ilmuwan budaya terkemuka yang memiliki kontribusi besar dalam mengubah cara pandang akademisi terhadap dinamika sosial-politik di Indonesia. Sebagai Profesor Emeritus di Monash University, ia dikenal secara internasional melalui analisisnya yang tajam tentang kekuasaan, kekerasan negara, dan politik identitas. Berbeda dengan studi politik konvensional yang sering kali terpaku pada perilaku elit, Heryanto memfokuskan nalar kritisnya pada bagaimana ideologi dan kekuasaan bekerja di level mikro, yakni dalam kehidupan sehari-hari masyarakat dan produk budaya populer.
Pemikiran orisinal Heryanto tertuang dalam gagasannya mengenai “politik kenikmatan” (politics of pleasure). Dalam buku monumentalnya, Identity and Pleasure, ia membedah bagaimana layar (film dan media) menjadi arena negosiasi identitas kelas menengah perkotaan di Indonesia pasca-Orde Baru. Ia menganalisis fenomena bangkitnya kesalehan agama yang bersimbiosis dengan konsumerisme global, serta bagaimana representasi minoritas Tionghoa terus bergeser dalam ruang publik. Baginya, budaya populer bukan sekadar hiburan kosong, melainkan ruang politik yang cair di mana identitas nasional terus-menerus didefinisikan ulang.
Di luar pencapaian akademisnya, Ariel Heryanto dikenal sebagai intelektual publik yang sangat independen dan berintegritas. Ia secara konsisten memberikan kritik terhadap sisa-sisa otoritarianisme dan ketidakadilan struktural yang masih bercokol di Indonesia. Gaya penulisannya yang reflektif dan provokatif secara intelektual telah menginspirasi generasi baru peneliti sosiologi dan studi budaya di Asia Tenggara. Warisan pemikirannya tetap menjadi rujukan vital untuk memahami kompleksitas masyarakat Indonesia modern yang tengah berada di persimpangan antara tradisi, globalisasi, dan hasrat politik yang beragam.
Karya Utama
- Identity and Pleasure: The Politics of Indonesian Screen Culture (2014) Buku
- State Terrorism and Political Identity in Indonesia: Fatally Belonging (2006) Buku
- Budaya Populer di Indonesia: Mencairnya Identitas Pasca-Orde Baru (2015) Buku
Sumber Referensi
Kontributor
Anonim