Awaloedin Djamin
| Lahir | 1927 Padang, Sumatera Barat |
| Wafat | 2019 |
| Afiliasi | Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) |
| Pendidikan |
|
| Bidang | Ilmu Kepolisian, Administrasi Publik |
Pokok Pikiran & Kontribusi
Menekankan pemodernan manajemen kepolisian, pengembangan sistem keamanan swakarsa (Satpam), dan penguatan hukum acara pidana nasional (KUHAP).
Awaloedin Djamin adalah sosok intelektual kepolisian yang sangat berpengaruh di Indonesia, dikenal sebagai “Bapak Satpam Indonesia” dan “Bapak Administrasi Kepolisian”. Ia merupakan perwira tinggi Polri pertama yang meraih gelar doktor, sebuah pencapaian yang membuktikan dedikasinya pada penggabungan antara praktik lapangan dengan kedalaman akademis. Selama menjabat sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) periode 1978–1982, Awaloedin melakukan berbagai terobosan manajerial dan organisasional yang bertujuan mengubah citra kepolisian menjadi lebih profesional dan modern.
Salah satu pemikiran strategisnya adalah pembentukan Satuan Pengamanan (Satpam) sebagai bentuk partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban (keamanan swakarsa). Ia meyakini bahwa polisi tidak dapat bekerja sendirian dan memerlukan dukungan elemen masyarakat yang terorganisir dan terlatih. Selain itu, ia memainkan peran penting dalam proses perumusan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) tahun 1981, yang dianggap sebagai mahakarya dalam sejarah hukum Indonesia karena beralih dari filosofi kolonial menuju perlindungan hak asasi manusia yang lebih kuat bagi tersangka.
Kiprah intelektual Awaloedin tidak hanya terbatas di lingkungan Polri. Ia pernah menjabat sebagai Rektor Universitas Pancasila, Menteri Tenaga Kerja, dan Duta Besar Indonesia untuk Jerman Barat. Karya-karyanya di bidang manajemen sekuriti tetap menjadi rujukan utama bagi pengembangan industri keamanan di Indonesia hingga saat ini. Melalui tulisan-tulisannya, ia menyampaikan pesan bahwa kepolisian adalah instrumen negara yang harus memiliki dasar keilmuan yang kuat dan integritas yang tidak tergoyahkan untuk dapat melayani dan mengayomi masyarakat secara efektif.
Karya Utama
- Manajemen Sekuriti di Indonesia: Buku Panduan Crime and Loss Prevention (2004) Buku
- Administrasi Kepolisian Republik Indonesia (1999) Buku
- Jenderal Polisi R.S. Soekanto Tjokrodiatmodjo: Bapak Kepolisian Negara RI (2000) Buku
Sumber Referensi
Kontributor
Anonim