Azyumardi Azra

Lubuk Alung, Sumatera Barat · 1955 – 2022
Azyumardi Azra
Lahir 1955
Lubuk Alung, Sumatera Barat
Wafat 2022
Afiliasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Dewan Pers, Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI)
Pendidikan
  • IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Columbia University, AS (M.A., M.Phil., Ph.D. Sejarah)
Bidang sejarah Islam, pendidikan Islam, sosiologi agama

Pokok Pikiran & Kontribusi

Jaringan Ulama Nusantara dan Timur Tengah; modernisasi pendidikan Islam (integrasi agama dan sains); Islam Wasathiyah (Modernisme/Moderat); peran intelektual Muslim dalam penguatan demokrasi dan masyarakat sipil.

Prof. Dr. Azyumardi Azra adalah sejarawan dan cendekiawan Muslim kelas dunia yang telah meletakkan standar baru bagi studi sejarah Islam di Asia Tenggara. Melalui karya monumentalnya, Jaringan Ulama, ia membongkar tradisi intelektual Islam di Nusantara yang ternyata terhubung erat dengan pusat-pusat pengetahuan di Timur Tengah dalam sebuah dialog yang dinamis dan setara. Azra membuktikan bahwa Islam Indonesia bukanlah “Islam pinggiran”, melainkan bagian integral dari peradaban Islam global yang memiliki karakter moderat dan inklusif.

Sebagai Rektor IAIN (kemudian UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, ia melakukan transformasi radikal dengan mengusung paradigma “Integrasi Ilmu”. Ia percaya bahwa dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum adalah hambatan bagi kemajuan umat. Di bawah kepemimpinannya, pendidikan Islam didorong untuk lebih terbuka terhadap metodologi sains modern, filsafat, dan ilmu sosial-politik. Baginya, seorang sarjana Muslim yang ideal adalah mereka yang taat secara spiritual namun juga kompeten secara profesional di dunia modern.

Azra juga merupakan tokoh utama di balik penguatan diskursus “Islam Wasathiyah” (Islam moderat). Ia secara konsisten membela nilai-nilai demokrasi, hak asasi manusia, dan pluralisme sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari ajaran Islam yang benar. Di kancah internasional, ia menjadi duta intelektual Indonesia yang menjelaskan bahwa Islam dan modernitas bisa berjalan beriringan. Ia adalah orang Asia Tenggara pertama yang menerima gelar kehormatan Commander of the Order of the British Empire (CBE) dari Kerajaan Inggris atas jasa-jasanya dalam dialog antar peradaban.

Hingga akhir hayatnya saat menjabat sebagai Ketua Dewan Pers, Azyumardi Azra tetap menjadi suara moral yang jernih di tengah kebisingan politik. Ia adalah seorang pendidik yang tak kenal lelah menulis ribuan artikel untuk menyadarkan publik akan pentingnya nalar sehat dan integritas. Warisannya adalah sebuah visi tentang Islam yang ramah, intelek, dan berkontribusi nyata bagi peradaban universal. Ia telah menunjukkan bahwa kejayaan Islam hanya bisa diraih dengan memuliakan ilmu pengetahuan dan memperjuangkan keadilan sosial dalam bingkai kebangsaan yang kokoh.

Karya Utama

  • Jaringan Ulama Nusantara dan Timur Tengah Abad XVII dan XVIII (1994) Buku (Disertasi)
  • Paradigma Baru Pendidikan Nasional: Rekonstruksi dan Demokratisasi (2002) Buku
  • Esei-esei Intelektual Muslim dan Pendidikan Islam (1993) Kumpulan Esai

Sumber Referensi

Kontributor

Anonim

Diperbarui: 6 Maret 2026