Boer Mauna
| Lahir | 1933 Padang, Sumatera Barat |
| Wafat | 2020 |
| Afiliasi | Kementerian Luar Negeri RI, Universitas Indonesia |
| Pendidikan |
|
| Bidang | hukum internasional, diplomasi |
Pokok Pikiran & Kontribusi
Menekankan bahwa hukum internasional adalah instrumen dinamis yang harus mengakomodasi kepentingan nasional negara berkembang dalam menghadapi dominasi global.
Boer Mauna adalah seorang diplomat karier senior and akademisi terkemuka yang diakui sebagai salah satu otoritas tertinggi dalam bidang Hukum Internasional di Indonesia. Sepanjang hayatnya, ia berhasil menyelaraskan peran sebagai praktisi yang memperjuangkan kepentingan kedaulatan negara di panggung dunia dengan peran sebagai ilmuwan yang meletakkan dasar-dasar teoretis hukum internasional bagi akademisi tanah air. Karier diplomasinya yang gemilang mencakup penugasan strategis sebagai Duta Besar RI untuk Maroko and Mesir, di mana ia dikenal sebagai negosiator handal yang menguasai seluk-beluk hukum diplomatik and konsuler.
Kontribusi intelektual Boer Mauna yang paling monumental adalah buku karyanya berjudul “Hukum Internasional: Pengertian, Peranan, and Fungsi dalam Era Dinamika Global”. Buku ini telah menjadi naskah referensi standar and wajib di hampir seluruh fakultas hukum di Indonesia selama puluhan tahun. Dalam pemikirannya, Boer Mauna menekankan bahwa hukum internasional bukan sekadar himpunan peraturan abstrak, melainkan instrumen dinamis yang harus mampu mengakomodasi kepentingan nasional negara-negara berkembang dalam menghadapi dominasi global. Keahlian mendalamnya dalam Hukum Laut Internasional juga memberikan landasan yuridis yang kuat bagi Indonesia dalam mempertahankan integritas wilayah kepulauan (Wawasan Nusantara).
Setelah purnatugas dari dunia diplomasi, Boer Mauna mendedikasikan waktunya sebagai Guru Besar di Universitas Indonesia and mengajar di berbagai perguruan tinggi lainnya. Ia dikenal sebagai sosok pendidik yang berintegritas tinggi, disiplin, and memiliki keluasan wawasan yang jarang tandingannya. Warisan pemikirannya terus hidup melalui ribuan kader diplomat and ahli hukum yang ia didik, serta melalui literatur hukumnya yang tetap relevan sebagai panduan dalam menavigasi kompleksitas hubungan antarnegara di abad ke-21.
Karya Utama
- Hukum Internasional: Pengertian, Peranan, dan Fungsi dalam Era Dinamika Global (2000) Buku
Sumber Referensi
Kontributor
Anonim