Dadan Wildan
| Lahir | 1967 Ciamis, Jawa Tengah |
| Wafat | - |
| Afiliasi | Kementerian Sekretariat Negara RI, Universitas Galuh |
| Pendidikan |
|
| Bidang | Sejarah Islam, Ilmu Pemerintahan, Kebijakan Publik, Sejarah |
Pokok Pikiran & Kontribusi
Sejarah Perjuangan Persatuan Islam (Persis); Modernisme Islam di Indonesia; Efektivitas Hubungan Kelembagaan Negara; Integrasi Akademisi dalam Birokrasi Strategis.
Prof. Dr. Dadan Wildan, M.Hum. adalah sosok hibrida unik dalam kancah kepemimpinan nasional Indonesia: seorang sejarawan murni yang berhasil meniti karier birokrasi puncak di lingkungan Sekretariat Negara. Sebagai akademisi, kontribusi terbesarnya terletak pada historiografi gerakan Islam di Indonesia, khususnya melalui kajian mendalam terhadap Persatuan Islam (Persis). Karyanya mengenai biografi intelektual A. Hassan memberikan perspektif baru tentang bagaimana ide-ide puritanisme Islam berinteraksi dengan semangat kebangsaan pada masa pra-kemerdekaan.
Pemikiran Dadan berakar pada pemahaman bahwa sejarah bukan sekadar urutan kronologis, melainkan instrumen untuk memahami dinamika sosial-politik kontemporer. Di dunia birokrasi, ia membawa pendekatan historis-analitis dalam menata hubungan kelembagaan antar-lembaga negara. Selama lebih dari dua dekade mengabdi di Istana Kepresidenan, ia menekankan pentingnya efektivitas komunikasi antara eksekutif, legislatif, dan yudikatif untuk menjaga stabilitas demokrasi. Baginya, tata kelola negara yang baik harus didasarkan pada pemahaman terhadap jati diri bangsa yang tercermin dalam rekam jejak sejarahnya.
Sebagai Guru Besar termuda pada masanya di Universitas Galuh, Dadan terus mendorong integrasi antara dunia akademik dan praktis. Ia meyakini bahwa riset sejarah harus mampu menjawab tantangan zaman, terutama dalam memperkuat kerukunan umat beragama dan integrasi nasional. Pengalamannya sebagai komisaris di berbagai BUMN strategis juga memperluas cakrawala pemikirannya tentang pentingnya sinergi antara kebijakan publik dan manajemen profesional. Warisan utamanya adalah pembuktian bahwa ketajaman intelektual seorang ilmuwan sejarah dapat menjadi modal kuat dalam mengelola administrasi negara di level tertinggi.
Karya Utama
- Sejarah Perjuangan Persatuan Islam (1995) Buku
- Yang Datang dengan Sejarah - Biografi Intelektual A. Hassan (2004) Buku
- Menata Hubungan Lembaga Negara (2015) Esai/Dokumen Kebijakan
Sumber Referensi
Kontributor
Anonim