| Lahir | 1939 Rangkasbitung, Banten |
| Afiliasi | Universitas Indonesia (FEB UI), LP3ES |
| Pendidikan |
|
| Bidang | ekonomi, politik, sosiologi |
Pokok Pikiran & Kontribusi
Menganalisis keterkaitan mendalam antara struktur kekuasaan politik dengan kebijakan ekonomi pembangunan serta mengadvokasi pentingnya institusi yang kuat dalam demokrasi.
Prof. Dorodjatun Kuntjoro-Jakti adalah seorang intelektual dan teknokrat terkemuka yang memiliki spektrum pemikiran lintas disiplin, mencakup ekonomi pembangunan, sosiologi politik, dan diplomasi. Sebagai Guru Besar Emeritus di Universitas Indonesia, ia dikenal karena pendekatannya yang tidak hanya terpaku pada indikator makroekonomi, tetapi sangat menekankan pada peran institusi dan struktur kekuasaan dalam membentuk nasib sebuah bangsa. Pengalaman hidupnya yang sempat dipenjara pasca peristiwa Malari karena sikap kritisnya memperdalam integritas intelektualnya dalam melihat hubungan antara negara, pasar, dan masyarakat sipil.
Pemikiran ekonomi-politik Dorodjatun berpijak pada keyakinan bahwa kebijakan ekonomi tidak dapat dilepaskan dari konteks sosiopolitik yang melingkupinya. Melalui disertasinya di UC Berkeley, ia membedah bagaimana struktur otoritarianisme Orde Baru memengaruhi efektivitas pembangunan. Sebagai Menko Perekonomian di era transisi demokrasi, ia berhasil membawa Indonesia keluar dari program bantuan IMF dengan strategi yang pragmatis namun tetap menjaga stabilitas nasional. Ia mengadvokasi pentingnya memahami posisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan, yang ia sebut sebagai prasyarat bagi visi ekonomi maritim dan konektivitas regional yang kuat.
Selain di kancah pemerintahan, Dorodjatun juga aktif dalam memperkuat masyarakat sipil melalui keterlibatannya di LP3ES. Ia memandang pembangunan bukan sekadar pertumbuhan PDB, melainkan sebuah proses sosial yang harus melibatkan partisipasi publik dan keadilan sosial. Pemikirannya menekankan bahwa stabilitas politik yang berkelanjutan hanya dapat dibangun di atas fondasi demokrasi yang berorientasi pada kemaslahatan rakyat luas. Sosoknya dihormati sebagai “Ekonom-Diplomat” yang mampu menjembatani kompleksitas teori akademik dengan tantangan nyata tata kelola negara, menjadikannya salah satu pemikir pembangunan paling berpengaruh di Indonesia.
Karya Utama
- Political Economy: The Case on Indonesia under the New Order (1980) Buku
- Perekonomian Indonesia (Editor) (1996) Buku
Sumber Referensi
Kontributor
Anonim