F. Budi Hardiman

Semarang, Jawa Tengah · 1962
F. Budi Hardiman
Lahir 1962
Semarang, Jawa Tengah
Afiliasi STF Driyarkara, Universitas Pelita Harapan
Pendidikan
  • STF Driyarkara (1988)
  • Magister, Hochschule für Philosophie München
  • Dr. Phil., Hochschule für Philosophie München (2001)
Bidang filsafat, teori kritis, demokrasi

Pokok Pikiran & Kontribusi

Mengembangkan pemikiran kritis pasca-Habermas, demokrasi deliberatif, dan kritik terhadap rasionalitas instrumental dalam konteks Indonesia.

Prof. Dr. F. Budi Hardiman (lahir 1962) adalah salah satu filsuf kontemporer terkemuka di Indonesia yang secara konsisten mengembangkan dan memperkenalkan Teori Kritis, khususnya pemikiran Jürgen Habermas. Melalui karya-karyanya, ia telah memberikan kerangka konseptual yang sangat berharga bagi pemahaman demokrasi dan ruang publik di Indonesia.

Pemikiran Hardiman berpusat pada konsep “masyarakat komunikatif” dan “demokrasi deliberatif”. Ia berpendapat bahwa kemajuan sebuah bangsa tidak hanya diukur dari kemajuan teknis atau ekonomi (rasionalitas instrumental), tetapi dari kualitas dialog dan pemahaman antarmasyarakatnya (rasionalitas komunikatif). Di tengah masyarakat Indonesia yang beragam, ia menekankan pentingnya ruang publik yang setara di mana setiap warga negara bisa berargumentasi secara bebas dan rasional tanpa paksaan.

Minat risetnya juga mencakup fenomena kekerasan massa, yang ia analisis dalam buku Memahami Negativitas. Ia menggali dimensi-dimensi antropologis yang menyebabkan manusia bisa terjebak dalam perilaku kolektif yang merusak. Selain itu, ia sangat peka terhadap perkembangan zaman, sebagaimana terlihat dalam karyanya Aku Klik Maka Aku Ada, yang membedah bagaimana teknologi digital dan media sosial mengubah identitas serta cara kita berelasi sebagai manusia.

Sebagai pengajar di STF Driyarkara dan Universitas Pelita Harapan, Budi Hardiman tidak hanya mendidik calon filsuf, tetapi juga aktif memberikan kontribusi pemikiran melalui kolom-kolom di media massa nasional. Kegigihannya dalam memperjuangkan nalar kritis dan dialog menjadikannya salah satu intelektual penting yang terus menjaga marwah pemikiran filosofis di tengah hiruk-pikuk modernitas Indonesia.

Karya Utama

  • Kritik Ideologi (1991) Buku
  • Menuju Masyarakat Komunikatif (1992) Buku
  • Memahami Negativitas (2005) Buku
  • Aku Klik Maka Aku Ada (2021) Buku

Sumber Referensi

Kontributor

Anonim

Diperbarui: 6 Maret 2026