Fadjry Djufry

Makassar, Sulawesi Selatan · 1969
Fadjry Djufry
Lahir 1969
Makassar, Sulawesi Selatan
Afiliasi Kementerian Pertanian RI, Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP)
Pendidikan
  • Sarjana Pertanian, Universitas Hasanuddin (1993)
  • Magister Agroklimatologi, Institut Pertanian Bogor (2000)
  • Doktor Agroklimatologi, Institut Pertanian Bogor (2005)
Bidang Agroklimatologi, Budidaya Tanaman, Modernisasi Pertanian, Teknologi Pertanian

Pokok Pikiran & Kontribusi

Pertanian Cerdas Iklim (*Climate Smart Agriculture*); modernisasi instrumen dan standarisasi teknologi pertanian; pemodelan tanaman berbasis *thermal unit* untuk adaptasi perubahan iklim di Indonesia.

Prof. Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si. adalah ilmuwan dan birokrat terkemuka di Indonesia yang mendedikasikan kariernya pada modernisasi sektor pertanian melalui pendekatan ilmiah yang presisi. Sebagai pakar di bidang agroklimatologi, Fadjry membawa perspektif baru dalam menghadapi tantangan perubahan iklim global yang mengancam ketahanan pangan nasional. Ia dikenal atas kepemimpinannya di berbagai lembaga riset strategis di bawah Kementerian Pertanian, termasuk Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) serta Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP).

Fokus utama pemikiran Fadjry terletak pada konsep Pertanian Cerdas Iklim atau Climate Smart Agriculture (CSA). Dalam visinya, sektor pertanian Indonesia harus bertransformasi dari sistem tradisional menuju sistem yang berbasis data dan adaptif terhadap anomali cuaca. Melalui pemodelan tanaman yang ia kembangkan sejak masa studinya di Institut Pertanian Bogor, Fadjry menekankan pentingnya penggunaan konsep satuan panas (thermal unit) untuk memprediksi fase pertumbuhan dan produktivitas tanaman secara akurat. Langkah ini krusial untuk memastikan efisiensi input pertanian di tengah ketidakpastian iklim.

Selain sebagai peneliti, Fadjry adalah arsitek dari standarisasi instrumen pertanian di Indonesia. Ia meyakini bahwa lompatan besar di sektor agrikultur hanya bisa terjadi jika ada standarisasi teknologi yang kuat, mulai dari benih unggul, pupuk, hingga alat mesin pertanian (alsintan) modern. Baginya, teknologi pertanian bukan sekadar alat bantu, melainkan instrumen utama untuk kedaulatan pangan. Ia mendorong integrasi teknologi digital (Pertanian 4.0) ke dalam praktik harian petani, guna meminimalisir risiko kegagalan panen dan meningkatkan daya saing produk lokal di pasar global.

Warisannya dalam dunia riset ditandai dengan publikasi lebih dari 100 karya tulis ilmiah yang mencakup aspek budidaya, perlindungan tanaman, hingga tata kelola ketersediaan air (permukaan). Fadjry Djufry telah membuktikan bahwa birokrasi dan ilmu pengetahuan dapat berjalan beriringan untuk menciptakan solusi pragmatis bagi masalah riil yang dihadapi petani. Melalui kepemimpinannya, ia terus memperjuangkan visi “Pertanian Maju, Mandiri, dan Modern” yang berlandaskan pada integritas akademik dan pengabdian yang kuat terhadap bangsa.

Karya Utama

  • Teknologi Budidaya Tanaman Adaptatf untuk Pertanian Modern Berkelanjutan (2022) Orasi Profesor Riset
  • Pemodelan Pertumbuhan dan Produksi Kelapa Sawit Berdasarkan Konsep Satuan Panas (*Thermal Unit*) (2005) Disertasi/Penelitian
  • Climate Smart Agriculture: Strategi Menghadapi Perubahan Iklim di Sektor Pertanian (2021) Buku/Artikel

Sumber Referensi

Kontributor

Anonim

Diperbarui: 31 Maret 2026