| Lahir | 1957 Ciamis, Jawa Barat |
| Wafat | 2017 |
| Afiliasi | Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Kemendikbud RI |
| Pendidikan |
|
| Bidang | Psikologi Pendidikan, Bimbingan dan Konseling, Statistika Pendidikan |
Pokok Pikiran & Kontribusi
Pengembangan budaya akademik berbasis integritas; penggunaan statistika terapan dalam riset perilaku dan bimbingan konseling; penguatan peran balitbang dalam perumusan kebijakan pendidikan nasional.
Prof. H. Furqon, M.A., Ph.D. adalah seorang akademisi dan administrator pendidikan yang memberikan kontribusi signifikan bagi dunia pendidikan di Indonesia, khususnya di lingkungan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Menjabat sebagai Rektor UPI periode 2015-2020, ia dikenal sebagai sosok yang rendah hati namun memiliki visi besar dalam memperkuat jati diri universitas sebagai pusat keunggulan pendidikan. Latar belakangnya di bidang Psikologi Pendidikan serta Bimbingan dan Konseling menjadikannya pemimpin yang empatik dan menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam birokrasi kampus.
Pemikiran utama Furqon berfokus pada pentingnya instrumen riset yang valid dan reliabel dalam ilmu-ilmu sosial dan pendidikan. Sebagai pakar statistika terapan, ia berupaya mendobrak mitos bahwa metode kuantitatif yang kaku tidak bisa bersinergi dengan ilmu perilaku. Bukunya, Statistika Terapan untuk Penelitian, menjadi rujukan lintas disiplin bagi para peneliti di Indonesia. Baginya, data statistik bukan sekadar angka, melainkan alat untuk memahami dinamika psikologis manusia dan dasar transparan bagi pengambilan kebijakan pendidikan yang efektif.
Sebelum memimpin UPI, Furqon dipercaya menjabat sebagai Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (2014-2015). Di posisi tersebut, ia berperan dalam merumuskan kerangka kerja riset strategis untuk mendukung Kurikulum 2013 serta evaluasi kualitas pendidikan nasional. Ia meyakini bahwa perubahan dalam sistem pendidikan harus berangkat dari hasil riset yang mendalam, bukan sekadar mengikuti tren politik atau selera pasar. Warisannya di Balitbang menjadi bukti dedikasinya dalam menjembatani antara menara gading akademik dan realitas kebijakan publik.
Kepergiannya yang mendadak pada tahun 2017 saat sedang beraktivitas di lingkungan kampus meninggalkan duka mendalam bagi dunia akademik. Furqon dikenang bukan hanya karena jabatan strukturalnya, melainkan karena komitmennya yang teguh terhadap budaya integritas. Ia sering menekankan bahwa kesuksesan akademik sejati bukanlah pada gelar atau jabatan, melainkan pada sejauh mana seorang ilmuwan mampu menjaga kejujuran intelektual dan memberikan dampak positif bagi bimbingan moral generasi penerus bangsa.
Karya Utama
- Statistika Terapan untuk Penelitian (2014) Buku
- Konsep dan Aplikasi Bimbingan dan Konseling di Sekolah (2005) Buku
- Metodologi Penelitian Pendidikan (2011) Buku
Sumber Referensi
Kontributor
Anonim