Hikmahanto Juwana
| Lahir | 1965 Jakarta |
| Afiliasi | Universitas Indonesia, Unjani, Asian Society of International Law |
| Pendidikan |
|
| Bidang | hukum, politik |
Pokok Pikiran & Kontribusi
Mendekonstruksi hukum internasional sebagai instrumen politik negara maju serta mengadvokasi pembentukan ulang (reshaping) tatanan hukum global demi keadilan negara berkembang.
Prof. Hikmahanto Juwana adalah seorang intelektual terkemuka di bidang hukum internasional yang pemikirannya sangat vokal dalam membela kedaulatan dan martabat bangsa Indonesia di kancah global. Sebagai Guru Besar di Universitas Indonesia yang meraih gelar profesor di usia sangat muda, ia dikenal karena kemampuannya dalam membedah realitas politik yang sering kali tersembunyi di balik norma-norma hukum internasional. Ia bukan sekadar akademisi menara gading, melainkan intelektual publik yang aktif mengedukasi masyarakat mengenai posisi strategis Indonesia dalam berbagai konflik wilayah dan sengketa hukum internasional.
Pemikiran utama Hikmahanto berpusat pada kritik terhadap dominasi negara-negara maju dalam merumuskan dan menerapkan hukum internasional. Ia berargumen bahwa hukum internasional sering kali berfungsi sebagai instrumen politik yang digunakan untuk memaksakan agenda tertentu atau melakukan intervensi terhadap kedaulatan negara berkembang. Oleh karena itu, ia secara konsisten mengadvokasi pentingnya upaya pembentukan ulang (reshaping) tatanan hukum global agar lebih akomodatif terhadap kepentingan dan rasa keadilan negara-negara di belahan dunia selatan. Baginya, kedaulatan adalah harga mati yang tidak boleh dikompromikan oleh tekanan bantuan luar negeri maupun opini internasional yang bias.
Kontribusi intelektualnya juga mencakup penguatan literasi hukum di dalam negeri melalui berbagai buku teks standar dan saksi ahli dalam kasus-kasus krusial nasional. Ia menekankan bahwa pendidikan hukum Indonesia harus memiliki karakter nasionalis yang kuat tanpa mengabaikan standar kualitas intelektual global. Melalui berbagai forum ilmiah internasional dan kiprahnya sebagai Presiden Asian Society of International Law, Hikmahanto terus menyuarakan pentingnya solidaritas regional dalam menghadapi hegemoni hukum Barat. Warisan pemikirannya menawarkan landasan yang kokoh bagi para diplomat dan praktisi hukum untuk tetap berani dan kritis dalam memperjuangkan kedaulatan NKRI di tengah dinamika geopolitik yang kompleks.
Karya Utama
- Hukum Internasional dalam Perspektif Indonesia sebagai Negara Berkembang (2010) Buku
- Hukum Internasional sebagai Instrumen Politik (2012) Artikel
- Pengantar Hukum Internasional (2003) Buku
Sumber Referensi
Kontributor
Anonim