M. Dawam Rahardjo
| Lahir | 1942 Surakarta, Jawa Tengah |
| Wafat | 2018 |
| Afiliasi | LP3ES, Jurnal Prisma, ICMI, Universitas Muhammadiyah Malang |
| Pendidikan |
|
| Bidang | ekonomi Islam, filsafat sosial, pluralisme, jurnalisme intelektual |
Pokok Pikiran & Kontribusi
Ekonomi sebagai jihad kemanusiaan; Islam dan pluralisme (pembelaan terhadap minoritas); transformasi sosial melalui pemikiran Al-Qur'an; integrasi intelektual Muslim dalam pembangunan nasional.
Prof. Dr. M. Dawam Rahardjo adalah seorang intelektual Muslim yang memiliki cakrawala pemikiran sangat luas, melampaui latar belakang pendidikan ekonominya. Sebagai salah satu pendiri LP3ES dan pimpinan jurnal Prisma, ia berperan sentral dalam membangun diskursus ilmu sosial yang kritis dan relevan di Indonesia. Dawam adalah sosok “begawan” yang dikenal karena keberaniannya merangkul isu-isu yang dianggap kontroversial, terutama dalam hal pembelaan terhadap kelompok minoritas dan kebebasan beragama.
Pokok pemikiran Dawam Rahardjo berpusat pada integrasi antara nilai-nilai Islam dengan keadilan sosial-ekonomi. Dalam karyanya yang monumental, Ensiklopedia Al-Qur’an, ia melakukan pendekatan sosiologis yang segar terhadap teks suci, menjadikannya alat analisis untuk membedah masalah-masalah kemanusiaan modern seperti kemiskinan, kekuasaan, dan gender. Baginya, iman harus mewujud dalam “amal saleh” sosial yang nyata, bukan sekadar urusan ritual yang sempit. Ia adalah pengusung apa yang ia sebut sebagai “Ekonomi Islam” yang berorientasi pada pemberdayaan kaum lemahy (mustad’afin).
Namun, yang paling membuat namanya dikenang adalah konsistensinya dalam membela pluralisme di Indonesia. Dawam sering berdiri sendirian di garis depan untuk membela hak-hak kelompok minoritas keagamaan yang mengalami persekusi, sebuah sikap yang sering kali membuatnya mendapatkan kecaman dari kelompok konservatif. Ia meyakini bahwa Islam yang benar adalah Islam yang ramah, terbuka, dan melindungi sesama manusia tanpa terkecuali. Baginya, kemajuan bangsa Indonesia sangat bergantung pada sejauh mana kita mampu hidup berdampingan dalam perbedaan dengan rasa hormat.
Sepanjang hidupnya, Dawam tetap menjadi jembatan antara dunia akademik, aktivisme, dan kekuasaan. Ia adalah salah satu tokoh penting dalam pendirian ICMI, namun tetap kritis terhadap perkembangan politik di dalamnya. Warisannya adalah spirit intelektual yang inklusif dan tak kenal lelah mencari jalan tengah bagi harmonisasi agama dan modernitas. Dawam Rahardjo telah membuktikan bahwa seorang cendekiawan Muslim sejati adalah mereka yang memiliki keberanian untuk berpikir bebas dan kesanggupan untuk mencintai kemanusiaan secara utuh.
Karya Utama
- Ensiklopedia Al-Qur'an: Tafsir Sosial Berdasarkan Tema-tema Pokok (1996) Buku/Referensi
- Etika Ekonomi Islam (1990) Buku
- Intelektual, Inteligensia dan Perilaku Politik Bangsa (1993) Buku
Sumber Referensi
Kontributor
Anonim