Mohammad Hatta

Bukittinggi, Sumatera Barat · 1902 – 1980
Mohammad Hatta
Lahir 1902
Bukittinggi, Sumatera Barat
Wafat 1980
Afiliasi Perhimpunan Indonesia, PNI Baru, Wakil Presiden RI
Pendidikan
  • Prins Hendrik School, Batavia
  • Handels Hogeschool (Erasmus University), Rotterdam
Bidang ekonomi, politik, kebudayaan

Pokok Pikiran & Kontribusi

Mengembangkan demokrasi ekonomi berbasis koperasi dan pemikiran negara-bangsa yang rasional, anti-kolonial, serta berkeadilan sosial (Ekonomi Kerakyatan).

Mohammad Hatta (1902–1980), atau lebih dikenal sebagai Bung Hatta, adalah Proklamator Kemerdekaan Indonesia sekaligus Wakil Presiden pertama Republik Indonesia. Ia adalah sosok intelektual yang disiplin, jujur, dan memiliki integritas yang sangat tinggi. Perjuangannya tidak hanya di medan politik, tetapi juga di ranah pemikiran ekonomi dan kebangsaan.

Bung Hatta dikenal sebagai Bapak Koperasi Indonesia. Baginya, koperasi adalah bentuk usaha yang paling cocok bagi jiwa bangsa Indonesia yang berasaskan kekeluargaan dan gotong royong. Ia merumuskan konsep Ekonomi Kerakyatan—sebuah tatanan ekonomi yang bertujuan untuk kemakmuran bersama, bukan hanya untuk segelintir orang. Pemikirannya ini kemudian diabadikan dalam Pasal 33 UUD 1945.

Di samping ekonomi, Hatta adalah seorang demokrat sejati. Ia percaya bahwa kedaulatan rakyat harus diimbangi dengan kedaulatan hukum dan etika. Ia menolak segala bentuk tirani, baik yang datang dari penjajah maupun dari dalam negeri sendiri. Mundurnya ia dari jabatan Wakil Presiden pada tahun 1956 adalah bukti kesetiaannya pada prinsip kepemimpinan yang kolektif-kolegial dan demokratis.

Cintanya pada buku sangat melegenda; ia pernah berkata bahwa ia rela dipenjara asalkan bersama buku, karena dengan buku ia tetap merasa bebas. Warisannya berupa keteladan hidup sederhana dan pemikiran-pemikiran tentang keadilan sosial tetap menjadi suluh bagi bangsa Indonesia dalam menggapai cita-cita kemerdekaan yang sejati.

Karya Utama

  • Alam Pikiran Yunani (1941) Buku
  • Koperasi: Membangun Ekonomi Rakyat (1950) Buku
  • Untuk Negeriku: Sebuah Otobiografi (1979) Otobiografi

Sumber Referensi

Kontributor

Anonim

Diperbarui: 6 Maret 2026