Mohammad Rokib
| Lahir | 1984 Surabaya, Jawa Timur |
| Afiliasi | Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Goethe Universität Frankfurt |
| Pendidikan |
|
| Bidang | budaya, agama, sastra |
Pokok Pikiran & Kontribusi
Menganalisis perjumpaan antara Islam tradisional dengan fenomena budaya modern melalui pendekatan teologi bencana dan sosiologi sastra Islam populer.
Dr.Phil. Mohammad Rokib adalah seorang akademisi dan peneliti muda yang memiliki kontribusi penting dalam memetakan dinamika kebudayaan Islam kontemporer di Indonesia. Sebagai intelektual yang menempuh studi doktoral di Frankfurt, Jerman, ia membawa ketajaman metodologis kajian budaya (cultural studies) untuk membedah fenomena-fenomena sosial yang seringkali luput dari pengamatan arus utama. Kiprahnya sebagai dosen di Universitas Negeri Surabaya dan keterlibatannya dalam berbagai jaringan riset internasional menjadikannya salah satu suara penting dalam menjelaskan wajah Islam Indonesia yang multidimensi di era global.
Pemikiran utama Mohammad Rokib berfokus pada bagaimana tradisi Islam bernegosiasi dengan realitas modern yang ekstrem. Melalui karyanya, Teologi Bencana, ia melakukan arkeologi pemikiran terhadap respons masyarakat pesantren dalam menghadapi bencana alam, menunjukkan bahwa agama bukan sekadar pelarian spiritual melainkan basis bagi etika tindakan dan resiliensi sosial. Ia juga dikenal karena risetnya yang provokatif mengenai komunitas “Punk Muslim”, di mana ia menganalisis bagaimana identitas keislaman tetap dipertahankan dan diekspresikan di tengah budaya subkultur yang sering dianggap menyimpang. Baginya, Islam populer di Indonesia adalah sebuah teks yang terus berkembang, mencerminkan pergulatan antara kontinuitas tradisi dan perubahan zaman.
Kontribusi intelektual Rokib meluas pada bidang sosiologi sastra Islam populer. Ia membedah bagaimana literatur keislaman yang dikonsumsi secara massal turut membentuk cara pandang masyarakat terhadap isu-isu gender, politik, dan moralitas. Melalui tulisan-tulisannya yang dipublikasikan di jurnal-jurnal akademik internasional, ia secara konsisten menyuarakan pentingnya memahami lokalitas sebagai bagian integral dari narasi global. Warisan pemikirannya memberikan perspektif segar bagi para sarjana muda untuk melihat agama bukan sebagai entitas statis, melainkan sebagai fenomena budaya yang hidup, dinamis, dan penuh dengan kemungkinan interpretasi baru.
Karya Utama
- Teologi Bencana: Studi Santri Tanggap Bencana (2013) Buku
- Muslims with Tattoos: The Punk Muslim Community in Indonesia (2017) Artikel
- Reading Popular Islamic Literature: Continuity and Change in Indonesian Literature (2015) Artikel
Sumber Referensi
Kontributor
Anonim