P.J. Zoetmulder

Utrecht, Belanda · 1906 – 1995
P.J. Zoetmulder
Lahir 1906
Utrecht, Belanda
Wafat 1995
Afiliasi Fakultas Sastra Universitas Gadjah Mada (UGM)
Pendidikan
  • Universitas Leiden, Belanda (1935)
Bidang sastra Jawa Kunon, filsafat, filologi

Pokok Pikiran & Kontribusi

Mengkaji secara mendalam filsafat Jawa klasik dan teks Sansekerta-Jawa, serta mendokumentasikan konsep keindahan (kalangwan) dan dimensi metafisik budaya Jawa.

Prof. Dr. Petrus Josephus Zoetmulder (1906–1995), yang akrab dipanggil Romo Zoet, adalah seorang pastor Yesuit dan sarjana legendaris yang mengabdikan hidupnya untuk menyingkap kekayaan sastra dan pemikiran Jawa Kuno. Sebagai “orang Belanda berhati Jawa”, ia merupakan jembatan intelektual yang menghubungkan peradaban Jawa masa lampau dengan dunia modern melalui kerja-kerja filologi dan filosofis yang monumental.

Karyanya yang paling termasyhur, Kalangwan (1974), bukan sekadar survei sejarah sastra, melainkan sebuah eksplorasi mendalam tentang konsep keindahan (langö) dalam jiwa manusia Jawa Kuno. Melalui ulasannya terhadap kakawin (puisi Jawa Kuno), Zoetmulder menunjukkan bagaimana para pujangga masa lalu melihat dunia sebagai manifestasi keindahan ilahi—sebuah pandangan estetika yang sangat religius dan metafisik.

Disertasinya yang berjudul Manunggaling Kawula Gusti telah menjadi rujukan klasik bagi siapa pun yang ingin memahami konsep persatuan antara hamba dan Tuhan dalam literatur suluk Jawa. Dengan ketelitian luar biasa, ia menganalisis pertautan antara tasawuf Islam dengan tradisi pemikiran perenial di Jawa. Selain itu, kamus bahasa Jawa Kuno yang disusunnya selama puluhan tahun tetap menjadi karya referensi yang tak tergantikan bagi para peneliti di seluruh dunia.

Zoetmulder bukan sekadar pengamat dari luar; ia memilih untuk menjadi warga negara Indonesia dan menghabiskan masa tuanya di Yogyakarta. Dedikasinya dalam “membangun rumah bahasa” bagi bangsa yang ia cintai telah menyelamatkan banyak warisan intelektual Nusantara dari kepunahan. Warisannya adalah pengingat akan kedalaman spiritual dan intelektual yang pernah dicapai oleh peradaban di tanah air ini.

Karya Utama

  • Kalangwan: Sastra Jawa Kuno Selayang Pandang (1974/1983) Buku
  • Manunggaling Kawula Gusti (Pantheisme en Monisme in de Javaansche Soeloek-literatuur) (1935) Disertasi/Buku
  • Old Javanese-English Dictionary (1982) Kamus

Sumber Referensi

Kontributor

Anonim

Diperbarui: 6 Maret 2026