Sudarsono Hardjosoekarto

Semarang, Jawa Tengah · 1957
Sudarsono Hardjosoekarto
Lahir 1957
Semarang, Jawa Tengah
Afiliasi Universitas Indonesia (UI), DPD RI
Pendidikan
  • Institut Pertanian Bogor (Sarjana, 1981)
  • Universitas Tokyo, Jepang (MA dan Dr., 1992)
  • Sekolah Tinggi Hukum Militer (Sarjana Hukum)
Bidang Sosiologi Organisasi, Sosiologi Kebijakan, Metodologi Riset

Pokok Pikiran & Kontribusi

Penerapan *Soft Systems Methodology* (SSM) dalam riset sosiologi; advokasi kebijakan berbasis pengetahuan (*knowledge-based policy*); penggabungan teori sosiologi organisasi dengan praktik birokrasi pemerintahan; analisis habitus dan arena dalam produksi pengetahuan.

Prof. Dr. Sudarsono Hardjosoekarto adalah seorang intelektual yang memiliki jejak langkah unik di persimpangan antara dunia akademik sosiologi dan praktis birokrasi. Sebagai guru besar di Departemen Sosiologi Universitas Indonesia, ia dikenal sebagai pakar sosiologi organisasi dan institusionalisme baru. Keunikan Sudarsono terletak pada pendidikannya yang lintas disiplin—mulai dari pertanian, sosiologi ekonomi di Jepang, hingga hukum tata negara—yang membuatnya mampu melihat fenomena sosial dari berbagai sudut pandang teknis maupun humaniora.

Pemikiran utama Sudarsono berfokus pada pentingnya “kebijakan berbasis pengetahuan” (knowledge-based policy). Ia adalah pelopor pemanfaatan Soft Systems Methodology (SSM) di Indonesia sebagai alat analisis sosiologis untuk memecahkan masalah-masalah sosial dan organisasi yang kompleks. Baginya, sosiologi tidak boleh hanya berhenti pada teori di atas kertas, tetapi harus mampu memberikan solusi atas kekacauan koordinasi dan inefisiensi dalam organisasi publik dan swasta. Ia sering menekankan bahwa produksi pengetahuan harus melibatkan interaksi antara habitus keilmuan dan realitas arena praktis.

Karier Sudarsono mencerminkan aplikasi nyata dari teori-teori sosiologi yang ia kuasai. Ia pernah menduduki posisi-posisi strategis dalam pemerintahan, seperti Direktur Jenderal di Departemen Dalam Negeri, Sekretaris Jenderal DPD RI, hingga menjadi Penjabat Gubernur Jambi. Pengalaman ini memungkinkannya untuk melakukan riset sosiologi kebijakan yang sangat kaya secara empiris. Ia banyak menulis tentang dinamika parlemen, transformasi digital dalam kebijakan publik, hingga perubahan institusional pada tingkat desa dan koperasi, yang semuanya ditinjau melalui kacamata sosiologi organisasi.

Sebagai pendidik, Sudarsono terus memotivasi mahasiswanya untuk menggunakan metodologi riset tindakan (action research) agar ilmu pengetahuan memiliki dampak sosial yang nyata. Ia percaya bahwa sosiolog masa kini harus mampu menjembatani dunia kampus dengan arena kebijakan pemerintah agar pembangunan tidak berjalan secara buta. Melalui dedikasinya, ia telah membantu mendefinisikan peran sosiologi di abad ke-21 sebagai ilmu yang praktis, metodis, dan memiliki tanggung jawab moral untuk mewarnai jalannya tata kelola negara yang lebih berkeadilan dan berwawasan pengetahuan.

Karya Utama

  • Soft Systems Methodology: Metode Pemecahan Masalah Kompleks (2012) Buku
  • Sosiologi Kebijakan (Kajian Parlemen dan Digital) (2021) Artikel Ilmiah/Buku
  • Institusionalisme Baru dalam Sosiologi (2015) Modul/Buku

Sumber Referensi

Kontributor

Anonim

Diperbarui: 8 Maret 2026