Tan Malaka

Nagari Pandam Gadang, Suliki, Sumatera Barat · 1897 – 1949
Tan Malaka
Lahir 1897
Nagari Pandam Gadang, Suliki, Sumatera Barat
Wafat 1949
Afiliasi Partai Komunis Indonesia (PKI), Partai Murba, Pari
Pendidikan
  • Kweekschool (sekolah guru) Bukit Tinggi
  • Rijkskweekschool, Fort de Kock
  • Haarlem, Belanda (1913–1919)
Bidang filsafat, politik, pendidikan

Pokok Pikiran & Kontribusi

Sintesis materialisme dialektik dengan nasionalisme Indonesia; konsep Madilog (Materialisme, Dialektika, Logika) sebagai metode berpikir ilmiah menggantikan mistisisme; kemerdekaan total tanpa kompromi dengan imperialisme.

Tan Malaka (1897–1949) adalah salah satu pemikir revolusioner paling orisinal dalam sejarah Indonesia—dan juga yang paling kontroversi. Lahir di dataran tinggi Minangkabau, namanya menggema dari Amsterdam hingga Moskow, dari Manila hingga Shanghai, jauh sebelum Indonesia berdiri sebagai negara.

Karyanya yang paling monumental, Madilog (Materialisme, Dialektika, Logika), ditulis dalam pengasingan dan diam-diam disebarluaskan. Buku ini merupakan upaya ambisius untuk menyintesiskan filsafat materialisme dialektis ala Marx-Engels dengan kebutuhan intelektual dan politik bangsa Indonesia yang sedang bergolak. Ia mengemukakan bahwa kemunduran bangsa Asia—khususnya Indonesia—sebagian besar disebabkan oleh kuatnya cengkraman mistisisme dan pemikiran magis. Madilog adalah seruan untuk berpikir ilmiah, kritis, dan dialektis.

Di bidang politik, Tan Malaka menolak segala bentuk kompromi dengan penjajahan. Tulisannya Naar de Republiek Indonesia (1925) adalah salah satu teks pertama yang secara eksplisit menyerukan kemerdekaan penuh Indonesia—mendahului banyak tokoh nasionalis lainnya. Ia berseteru dengan PKI menyangkut taktik, dengan Soekarno soal kompromi, dan dengan Belanda soal eksistensi.

Ia meninggal ditembak di Jawa Timur pada 1949 dalam keadaan yang masih diperdebatkan—ironi pahit bagi seorang yang mendedikasikan hidupnya untuk kemerdekaan Indonesia.

Karya Utama

  • Madilog: Materialisme, Dialektika, Logika (1943) Buku
  • Naar de Republiek Indonesia (1925) Buku
  • Gerpolek: Gerilya, Politik, Ekonomi (1948) Buku
  • Dari Penjara ke Penjara (1948) Memoar

Sumber Referensi

Kontributor

Anonim

Diperbarui: 6 Maret 2026