Widjojo Nitisastro
| Lahir | 1927 Malang, Jawa Timur |
| Wafat | 2012 |
| Afiliasi | Bappenas, Fakultas Ekonomi UI, Mafia Berkeley |
| Pendidikan |
|
| Bidang | ekonomi, perencanaan pembangunan, demografi |
Pokok Pikiran & Kontribusi
Widjojonomics (Pembangunan ekonomi berbasis stabilitas dan pertumbuhan); perencanaan pembangunan nasional (Repelita); pengendalian penduduk; integrasi ekonomi Indonesia ke pasar global.
Prof. Dr. Widjojo Nitisastro adalah tokoh sentral yang sering dijuluki sebagai “Arsitek Utama Ekonomi Orde Baru”. Sebagai pemimpin kelompok ekonom yang dikenal sebagai “Mafia Berkeley”, ia memegang kendali atas kebijakan ekonomi Indonesia selama hampir tiga dekade di bawah kepemimpinan Presiden Soeharto. Widjojo adalah sosok yang sangat tenang, teknokratis, dan percaya bahwa stabilitas makroekonomi adalah syarat mutlak bagi pembangunan nasional sebuah negara yang tengah bangkit dari krisis.
Inti dari pemikiran ekonominya, yang sering disebut sebagai “Widjojonomics”, berpusat pada penggunaan perencanaan yang sistematis melalui Rencana Pembangunan Lima Tahun (Repelita). Ia berhasil membawa Indonesia keluar dari hiperinflasi di akhir era 1960-an dan menata kembali sistem fiskal serta moneter yang berantakan. Widjojo percaya bahwa untuk membangun Indonesia, diperlukan keterbukaan terhadap modal asing dan kerja sama internasional, sebuah langkah yang di satu sisi membawa pertumbuhan ekonomi yang pesat, namun di sisi lain sering kali dikritik karena dianggap terlalu bergantung pada utang luar negeri.
Selain ekonomi makro, Widjojo memiliki perhatian mendalam pada masalah kependudukan. Disertasinya di Berkeley merupakan studi pionir tentang tren demografi di Indonesia. Ia adalah penggerak utama program Keluarga Berencana (KB) yang sangat sukses, karena ia menyadari bahwa pertumbuhan ekonomi tidak akan memiliki makna jika tidak dibarengi dengan pengendalian jumlah penduduk yang efektif. Baginya, pembangunan adalah sebuah totalitas yang mencakup keseimbangan antara sumber daya alam, manusia, dan modal finansial.
Meskipun seringkali dicitrakan sebagai teknokrat dingin yang menjauh dari dunia politik praktis, pengaruh intelektual Widjojo Nitisastro dalam membentuk struktur negara Indonesia modern sangatlah masif. Ia meletakkan fondasi institusional bagi lembaga-lembaga seperti Bappenas dan memperkuat tradisi pengambilan kebijakan berbasis data di birokrasi Indonesia. Warisannya tetap hidup dalam perdebatan tentang arah pembangunan nasional: antara kebutuhan akan pertumbuhan yang cepat dan stabilitas yang kokoh, serta tantangan pemerataan kesejahteraan bagi seluruh rakyat.
Karya Utama
- Population Trends in Indonesia (1970) Buku (Demografi)
- The Socio-Economic Basis of the Indonesian State (1961) Disertasi/Buku
Sumber Referensi
Kontributor
Anonim