Zakiah Daradjat

Bukittinggi, Sumatera Barat · 1929 – 2013
Zakiah Daradjat
Lahir 1929
Bukittinggi, Sumatera Barat
Wafat 2013
Afiliasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kementerian Agama RI
Pendidikan
  • Studi Agama, IAIN Syarif Hidayatullah
  • Doktor (Ph.D) Psikologi, Universitas Ein Shams, Mesir
Bidang agama, pendidikan, psikologi

Pokok Pikiran & Kontribusi

Mempelopori integrasi psikologi modern dengan nilai-nilai Islam guna mewujudkan kesehatan mental masyarakat melalui pendekatan pendidikan agama yang humanis dan preventif.

Prof. Dr. Zakiah Daradjat adalah seorang intelektual perintis yang memegang peran historis sebagai “Ibu Psikologi Islam Indonesia”. Sebagai perempuan Indonesia pertama yang meraih gelar doktor psikologi dari Mesir pada tahun 1964, ia membawa misi besar untuk menjembatani jurang antara sains sekuler dan doktrin agama. Kiprahnya melintasi berbagai ranah, mulai dari birokrat senior di Kementerian Agama, Guru Besar di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, hingga praktisi kesehatan mental yang konsisten memberikan bimbingan spiritual bagi masyarakat luas.

Pemikiran utama Zakiah Daradjat berfokus pada fungsionalisasi agama sebagai terapi kesehatan mental. Ia menolak pandangan bahwa agama dan psikologi adalah dua hal yang terpisah; sebaliknya, ia berargumen bahwa iman yang kuat adalah fondasi bagi ketenangan batin dan resiliensi jiwa dalam menghadapi konflik kehidupan. Melalui karya monumentalnya, Kesehatan Mental, ia memperkenalkan konsep bahwa pendidikan agama bukan sekadar pengajaran ritual, melainkan instrumen untuk membentuk kepribadian yang sehat, jujur, dan beradab. Pendekatannya sangat humanis dan moderat, menekankan pada pemahaman psikologis terhadap anak didik dan remaja guna mencegah kegoncangan jiwa akibat kekosongan spiritual.

Kontribusi intelektualnya tertuang dalam lebih dari 30 judul buku yang menjadi rujukan standar di berbagai perguruan tinggi dan lembaga pendidikan Islam di Indonesia. Ia dikenal sebagai sosok yang mampu menyederhanakan teori psikologi yang rumit menjadi panduan praktis bagi keluarga dan sekolah. Sebagai pendiri Yayasan Pendidikan Islam Ruhama, ia mewujudkan pemikirannya dalam aksi nyata untuk mencerdaskan generasi muda. Warisan pemikirannya tetap relevan sebagai kompas bagi pengembangan humanisme religius di Indonesia, menjadikannya salah satu pemikir perempuan paling berpengaruh dalam sejarah intelektual modern Nusantara.

Karya Utama

  • Kesehatan Mental (1969) Buku
  • Peranan Agama dalam Kesehatan Mental (1970) Buku
  • Psikologi Agama (1970) Buku

Sumber Referensi

Kontributor

Anonim

Diperbarui: 7 Maret 2026